Selasa, 07 Maret 2017

Suku Aborigin

Suku Aborigin-Australia atau Pribumi-Australia adalah penduduk asli/awal benua Australia dan kepulauan disekitarnya, termasuk juga mencakup Tasmania dan kepulauan selat Torres. Bentuk fisik orang Aborigin-Australia mirip orang Papua, karena memang keturunan orang Papua yang menjelajah ke benua Australia, sikitar 40.000 tahun lalu. dalam perkembangannya, bentuk fisik mereka saat ini rata-rata lebih kecil dan lebih pendek dari orang Papua. rambut mereka juga keriting, namun sebagian warnanya sudah kemerah-merahan atau cokelat pucat, sedangkan warna kulit mereka gelap.

suku aborigin

Kata "aborigin" dalam bahasa Inggris mempunyai arti "penduduk asli/penduduk pribumi", dan mulai digunakan sejak abad ke-17 untuk mengacu kepada penduduk asli Australia saat itu. Sebutan suku aborigi ini diambil dari bahasa latin ab origine, yang berarti "dari awal" dan diperuntukan bagi penduduk yang sejak semula tinggal di suatu daerah atau pulau.

Pada mulanya, mereka hidup dari berburu dan mencari ikan. Mereka berburu binatang liar seperti kanguru, dengan tombak, panah, dan Bumerang (senjata khas suku Aborigin). Di daerah yang beriklim dingin, kulit kanguru ini digunakan sebagai bahan pakaian. Ilmu bercocok tanam dan beternak belum dikenal, karenanya kelompok anak suku aborigin tidak pernah berkelana jauh dari sumber-sumber air atau sungai.
Mereka juga tidak pernah tinggal lama di suatu daerah. Rumahnya amat sederhana, terbuat dari susunan ranting pohon dan dedaunan. dalam masyarakat kesukuannya, mereka dipimpin oleh kepala suku yang biasanya juga merangkap sebagai dukun suku itu. Kepala suku Aborigin juga memimpin upacara keagamaan dan perkawinan. Agama suku aborigin-Australia masih tradisional, mereka percaya terhadap adanya Roh Agung yang menciptakan alam semesta dan isinya. Mereka percaya bahwa Roh Agung terkadang memberikan petunjuk dan bimbingan melalui mimpi.

Penduduk pribumi ini berbicara lebih dari 250 bahasa dan dialek yang berbeda dan dianggap sebagai 20 jenis bahasa di dunia yang terancam punah. Bahasa asli suku Aborigin Australia diketahui tidak terkait dengan salah satu bahasa di bagian lain dunia. Saat ini, hanya ada kurang dari 200 bahasa asli Australia yang digunakan.
Ahli bahasa mempelajari bahasa suku Aborigin dengan dua jenis yaitu:

1. Pama Nyungan
2. Non-Pama Nyungan.

Bahasa Pama-Nyungan mayoritas terdiri dari keluarga bahasa terkait, sedangkan yang tidak berhubungan dipelajari ahli sebagai bahasa non-Pama Nyungan. Kelompok bahasa tersebut diyakini sebagai hasil dari kontak yang lama dan intim. Sebuah fitur umum dari bahasa adalah bahwa mereka menampilkan cara bicara khusus yang intim digunakan dan hanya digunakan di hadapan kerabat.

Kebudayaan Australia kaya akan tradisi seni suku Aborigin. Seni pahat batuan dan lukisan kulit kayu menampilkan kehidupan Aborigin yang selaras dengan alam. Hubungan antara masyarakat Aborigin dan lingkungannya paling terlihat dalam penggunaan warna alami dalam lukisan yang sebagian besar terbuat dari oker (ochre).

seni lukis suku Aborigin yang terkenal
Meskipun saat ini para seniman Aborigin modern masih meneruskan tradisi, tetapi mereka juga mulai mengadopsi material modern yang serbaguna.


Demikianlah informasi yang bisa kita bagi mengenai suku Aborigin  semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda semua.

JIKA ANDA MEMILIKI CARA,TIPS DAN SARAN TENTANG APAPUN JANGAN SUNGKAN MENGIRIMKAN ATAU MEMBAGIKAN KEPADA KAMI.



Sabtu, 04 Maret 2017

Bangsa Syam

Syām atau Negeri Syam (Arab:بلاد الشام Bilād as-Syam) adalah sebuah daerah yang terletak di timur Laut Mediterania, barat Sungai Efrat, utara Gurun Arab dan sebelah selatan Pegunungan Taurus. Negeri Syam merupakan tempat dari agama samawi yaitu Yudaisme, Nasrani, dan Islam. Menurut umat muslim, Negeri Syam dianggap sebagai "Negeri Kebaikan".


Pada saat ini Negeri Syam merujuk ke sejumlah tempat di Timur Tengah, di antaranya:
  • Lebanon,
  • Palestina,
  • Suriah, sejumlah tempat dinegara ini memakai nama Syam:
    • Bushra asy-Syam, adalah kota administrasi Damaskus dan merupakan ibukota distrik Hawran,
    • Damaskus, adalah ibukota dan kota terbesar di Suriah,
    • Levant, wilayah Mediterania Timur, atau wilayah besar di Asia Barat yang dibatasi oleh Pegunungan Taurus di utara, Gurun Arab di selatan, Laut Mediterania di barat, dan Pegunungan Zagros di timur,
  • Yordania.
  • Syam, Jura

NAMA-NAMA TOKOH SYAM

  • Syam Kamaruzzaman, orang nomor satu di Biro Khusus PKI.
  • Amin Syam, seorang politikus Indonesia yang menjabat Gubernur Sulawesi Selatan sejak tahun 2003.
  • Ervin Syam Ilyas, personel grup musik Cokelat yang berposisi sebagai drummer.

Sebuah riwayat menyebutkan nama negeri Syam berasal dari kata Sam. Kata ini merujuk pada Sam putra Nabi Nuh alaihis salaam yang menepati kawasan ini, setelah banjir bandang menyapu dunia. Kawasan cukup luas yang kini meliputi 4 negara: Suriah yang merupakan pusat negeri Syam dengan kota istimewanya Damaskus, Palestina kiblat pertama kaum muslimin, lalu Lebanon dan terakhir Yordania.
Demikianlah informasi yang bisa kita bagi mengenai Bangsa Syam  semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda semua.

JIKA ANDA MEMILIKI CARA,TIPS DAN SARAN TENTANG APAPUN JANGAN SUNGKAN MENGIRIMKAN ATAU MEMBAGIKAN KEPADA KAMI.



Bangsa Arab

Bangsa Arab (Bahasa Arab: عرب 'Arab) adalah salah satu dari suku bangsa Semitik yang mayoritas adalah penduduk di Dunia Arab, baik di Timur Tengah maupun Afrika Utara, serta sebagian minoritas penduduk di Iran, Turki serta komunitas diaspora lainnya di berbagai negara. Seseorang umumnya dianggap sebagai Arab dilihat dari latar-belakang mereka, baik secara etnis, bahasa, maupun budayanya. Secara politis, orang Arab adalah mereka yang berbahasa ibu Arab dan berayah keturunan Arab pula. Selain di Iran dan Turki, juga terdapat sejumlah besar diaspora Arab di Amerika dan Eropa.
Berdasarkan tradisi Ibrahim, bangsa Arab dihubungkan dengan Isma'il; sedangkan beberapa penulis sejarah dan nasab beranggapan bahwa bangsa Arab berasal dari Ya'rab, yang mana keduanya tidak dapat dipastikan dari perspektif sejarah. Dalam sejarah, penyebutan paling awal istilah Arab ditemukan pada manuskrip Assyria dari abad ke-9 SM; yang menurut pendapat kebanyakan peneliti, dalam bahasa Assyria dan beberapa bahasa Semit lainnya artinya adalah "orang-orang gurun 
bangsa arab
Menurut bahasa, ʻArab artinya padang pasir, tanah gundul dan gersang yang tiada air dan tanamannya. Sebutan dengan istilah ini sudah diberikan sejak dahulu kala kepada jazirah Arab, sebagaimana sebutan yang diberikan kepada suatu kaum yang disesuaikan dengan daerah tertentu atau nama dari leluhur terdahulu, lalu mereka menjadikan namanya sebagai tempat tinggal.

Kata Arab pertama kali muncul pada abad ke-9 sebelum masehi. Bangsa Arab tidak selalu terdiri orang-orang Islam, tetapi juga orang Kristen dan Yahudi. Beberapa buktinya adalah adanya perabadan Nabath yang didirikan oleh bangsa Arab beragama Kristen.
Pada zaman modern ini, seseorang dikatakan berbangsa Arab bila memenuhi tiga syarat sebagai berikut:
  • Genealogi: seseorang yang memiliki keturunan dari Arab dan nenek moyangnya tinggal di negeri Arab.
  • Bahasa: seseorang yang menuturkan bahasa Arab sebagai bahasa ibu. Rakyat Mesir menolak dasar ini.
  • Politik: seseorang yang memiliki kebangsaan negara di kawasan Arab.
Habib Hassan Touma  mengungkapkan bahwa orang Arab merupakan "orang yang memiliki kebangsaan Arab, yang memakai bahasa Arab, dan memiliki pengetahuan tentang Arab secara keseluruhan". Sementara itu Liga Arab pada tahun 1946 menyatakan bahwa orang Arab adalah "yang memiliki kebangsaan negara di dunia Arab, berbahasa dan menuturkan bahasa Arab dan peduli terhadap nasib bangsa Arab".

ARAB AWAL
Bangsa Semit pada awalnya membangun peradaban di Mesopotamia dan Syria, kemudian perlahan-lahan mereka kehilangan dominasi politik mereka disebabkan serangan dari bangsa nomad Semit dan bangsa non Semit. Bangsa Aram, Akkadia, Asiria, dan Minean berbicara dalam bahasa yang hampir sama dengan bahasa Semit. Akhirnya, bangsa Semit kehilangan kekuasaannya tepat pada serangan Persia dan kedatangan bangsa Yunani pada 330 SM.
Setelah penyerangan itu, bangsa Semit berdiaspora ke segala bagian. Kebanyakan dari suku bangsa ini berpindah ke daerah selatan dan daerah utara, dimana bangsa Arab akan berkembang disana. Bangsa Arab di Utara membangun sebuah peradaban yang dinamakan peradaban Arab Nabatea. Kemudian, Arab bagian Selatan membentuk kafilah-kafilah yang tersebar.
Kafilah-kafilah ini kemudian membentuk sebuah kerajaan di daerah Yaman, yang disebut oleh bangsa Yunani sebagai Arabia Felix yang berarti "kawasan Arab yang beruntung".
Pada masa Sassanid, Kekaisaran Romawi menguasai daerah Syam yang kemudian disebut Arab Petra. Bangsa Romawi menyebut daerah gurun di Timur Dekat ini sebagai Arabi. Dan pada awal abad pertama masehi, Kaum Ghassan dari Yaman berpindah ke daerah Syam. Kaum Ghassan, Lakhm dan Kindi menjadi kabilah-kabilah yang terakhir kali berpindah ke Arab Petra. Kabilah Ghassan kemudian berpindah ke daerah Syria, dan tinggal di kawasan Hurran dan daerah Levantine (Lebanon, Palestina). Bangsa Ghassan menguasai Syria sampai kedatangan kaum Muslimin di sana.
Sementara itu, kaum Lakhm bermukim di daerah pertengahan Sungai Tigris. Mereka bersekutu dengan Sassanid untuk melawan Kekaisaran Bizantium dan Kabilah Ghassan. Mereka kemudian mengontrol daerah Arab bagian Tengah. Kabilah Kindi bermigrasi ke Utara, tetapi mereka kemudian berpindah ke Bahrain dan tetap bermukim di Yaman.
penyebaran bangsa arab

ARAB PRA-ISLAM
Kaum Muslimin yang bermukim di Madinah mengacu pada kabilah gurun nomaden dan mereka disebut A'raab. Kata A'raab berasal dari istilah bangsa Asiria terhadap bangsa-bangsa yang pernah mereka taklukkan.
Al-Qur'an tidak memakai kata ʿarab, tetapi hanya menggunakan kata sifatnya yaitu ʿarabiyyun. Al-Qur'an kemudian menjadi contoh yang sempurna bagi al-ʿarabiyya, bahasa Arab. Kata benda netral ʾaʿrāb berhubungan suku Badui Quraisy yang melawan Nabi Muhammad SAW, contohnya pada surat At-Taubah, ʾaʿrābu ʾašaddu kufrān wa nifāqān "Mereka (suku Quraisy) semakin kafir dan nifaq". Berdasarkan terminologi Islam, kata ʿarab menunjukkan bahasa, dan ʾaʿrāb untuk kaum Arab Badui.
Sebagian bangsa Arab Badui sebelum kedatangan Islam menganut agama berhala. Berhala-berhala yang mereka sembah di antaranya adalah Hubal, Manat, Uzza dan Latta.
Agama utama orang Arab pada saat ini ialah Islam, yang terbagi atas Sunni, Syi'ah dan Ibadiah. Bangsa Arab juga menganut agama Kristen, yang sejak abad ke-1 Masehi telah masuk ke Arab. Kebanyakan penganut Kristen tersebar di daerah Syam (Lebanon, Suriah, Yordania, dan Palestina) dan Mesir. Terdapat segelintir bangsa Arab menganut agama Yahudi, namun saat ini umumnya mereka dianggap sebagai golongan Yahudi Mizrahi, yaitu penganut agama Yahudi yang berbahasa dan berbudaya Arab.

Kedatangan di Syam dan Persia

Kedatangan kaum muslimin di daerah Syam dan Persia pada abad ke-7, menyebabkan perkembangan Islam yang semakin pesat. Penduduk Qahtan dan Adnan di daerah Syam dan Persia segera masuk Islam, setelah futuh di sana

Kedatangan di Spanyol

Bangsa Finisi dan Kartago yang menguasai Semenanjung Iberia dan Afrika Utara pada abad ke-8 Masehi dikalahkan oleh bangsa Arab. Bangsa Arab meminta bantuan pada kaum Berber untuk menguasai Spanyol. Kemudian bangsa Arab dan kaum Berber menguasai daerah ini sampai abad ke-17.

Abad Pertengahan

Pada abad Pertengahan, bangsa Arab tersebar dari ujung Teluk Persia sampai Pegunungan Pirenia. Kaum Kristen di Eropa menyebut kekhalifahan Arab Islam ini sebagai "Saracen". Kaum Kristen di Iberia menyebut umat Muslim sebagai Bangsa Moor.

TIGA KAUM TERDAHULU

Ditilik dari silsilah keturunan dan cikal-bakalnya, para sejarawan membagi kaum-kaum Arab menjadi tiga bagian, yaitu:
  • Arab Ba'idah,
    Kaum-kaum Arab terdahulu yang sudah punah dan tidak mungkin sejarahnya bisa dilacak secara rinci dan komplet, seperti ʿĀd, Tsamud, Thasm, Judais, 'Imlaq dan lain-lainnya.
  • Arab 'Aribah,
    Kaum-kaum Arab yang berasal dari keturunan Ya'rib bin Yasyjub bin Qahthan, atau disebut pula Qahthaniyah.
  • Arab Musta'ribah
    yaitu kaum-kaum Arab yang berasal dari keturunan Isma'il, yang disebut pula 'Adnaniyah.
Tempat kelahiran Arab 'Aribah atau kaum Qahthan adalah negeri Yaman, lalu berkembang menjadi beberapa kabilah dan suku, yang terkenal adalah dua kabilah: Kabilah Himyar, yang terdiri dari beberapa suku terkenal, yaitu Zaid Al-Jumhur, Qudh'ah dan Saksik.
Kahlan, yang terdiri dari beberapa suku terkenal yaitu Hamadan, Anmar, Thayyi', Madzhaj, Kindah, Lakham, Judzam, Azd, Aus, Khazraj, anak keturunan Jafnah raja Syam dan lain-lainnya. Suku-suku Kahlan banyak yang hijrah meninggalkan Yaman, lalu menyebar ke berbagai penjuru Jazirah menjelang terjadinya banjir besar saat mereka mengalami kegagalan dalam perdagangan.
Hal ini sebagai akibat dari tekanan Bangsa Romawi dan tindakan mereka menguasai jalur perdagangan laut dan setelah mereka menghancurkan jalur darat serta berhasil menguasai Mesir dan Syam, (dalam riwayat lain) dikatakan : bahwa mereka hijrah setelah terjadinya banjir besar tersebut.


Demikianlah informasi yang bisa kita bagi mengenai Bangsa Arab semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda semua.

JIKA ANDA MEMILIKI CARA,TIPS DAN SARAN TENTANG APAPUN JANGAN SUNGKAN MENGIRIMKAN ATAU MEMBAGIKAN KEPADA KAMI.

Jumat, 03 Maret 2017

Suku Indian

Suku Indian adalah pemukim pertama Amerika Utara datang dari Asia lebih dari 20.000 tahun lalu. Karena mengikuti hewan buruan, mereka mengembara melewati Selat Bering (dulu tanah genting, kini pemisah titik paling timur Benua Asia dan titik paling barat Benua Amerika). Lambat laun mereka menetap dan berkembang menjadi berbagai suku. Berabad-abad mereka membangun masyarakat teratur. Pada abad ke-16, orang Eropa tiba di Amerika Utara untuk pertama kali. Karena mengira tiba di India (Asia), mereka secara keliru menyebut penduduk asli itu orang "Indian". Orang Eropa menginginkan tanah. Karena itu keberadaan penduduk asli terancam. Kaum Indian lalu bertempur melawan para pemukim baru. Pada abad ke-19, suku Indian melawan pemerintah Amerika Serikat yang berusaha menggusur mereka. Lewat perjuangan sengit, kaum Indian dipindahkan ke reservat, daerah khusus buat mereka. Hingga kini banyak orang Indian masih hidup di sana.

  • BAHASA
Tiap suku Indian mempunyai bahasa sendiri. Meskipun terdiri atas berbagai suku, mereka bisa saling berkomunikasi dengan bahasa isyarat yang dipahami oleh mereka semua.

  • RUMAH
Rumah suku Indian Suku Sioux dan suku lain dari daerah Great Plains hidup di tepee (tenda). Tepee terbuat dari kulit bison yang diregangkan pada kerangka kayu yang mudah dipasang. Di bagian atasnya ada penutup yang bisa dibuka agar asap dari api unggun bisa keluar.


 
  • RAGAM SUKU INDIAN


Penduduk asli Amerika utara terdiri atas banyak suku. Mereka umumnya hidup dari berburu, memancing dan bertani. Suku-suku terkenal di antaranya adalah Cheyenne, Comanche, don Sioux yang hidup di Great Plains; Apache, Navajo, dan Pueblo, yang hidup di daerah baratdaya; dan Iroquois, Huron, dan Cherokee, yang hidup di daerah timur, serta Miccosukee yang tinggal di wilayah Everglades (Florida).

  • SIMBOL BULU PRAJURIT
Keterampilan perang seorang prajurit tampak dari tanda bulu:
  • pernah membunuh seorang musuh,
  • pernah membunuh dan mengambil kulit kepala musuh,
  • pernah memotong leher musuh,
  • pernah mengalami cedera.








Seorang prajurit suku Indian akan sangat bangga denga bulu-bulu yang mereka kenakan karena itu merupakan simbol kesatria dan kehormatan mereka.

  • SENJATA
Suku Indian memakai busur dan anak panah, pisau, serta pentung sebagai senjata. Banyak pula yang membawa tomahawk. Pada abad ke-16 mereka mendapat senapan dari pedagang di Eropa.
  • KERAJINAN 
Orang Indian adalah perajin yang terampil. Mereka membuat pakaian dan hiasan kepala yang indah. Sepasang sepatu moccasin terbuat dari kulit yang disetik dan dihiasi dengan tali kulit serta aneka warna manik.

  • WILAYAH PENYEBARAN
Sebelum orang Eropa tiba, suku Indian menduduki sebagian besar wilayah yang sekarang menjadi AS,Meksiko dan sebagian besar Amerika selatan. Suku Indian dikelompokkan menjadi 6 wilayah geografis. Pemukiman Eropa secara bertahap mendesak Suku-suku Indian ke barat dan barat daya. Akhirnya pada 1890 mereka menetap di beberapa reservat yang tersebar.

Demikianlah informasi yang bisa kita bagi mengenai suku Indian semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda semua.

JIKA ANDA MEMILIKI CARA,TIPS DAN SARAN TENTANG APAPUN JANGAN SUNGKAN MENGIRIMKAN ATAU MEMBAGIKAN KEPADA KAMI.



Kamis, 02 Maret 2017

Bangsa Mongol

Bangsa mongol, bangsa nomaden dari daerah utara cina. Hidup berpindah-pindah dengan berternak dan terbagi dalam beberapa suku.
Nama mongol sendiri baru dikenak luas setelah Temujin menyatukan seluruh suku-suku itu dan diberikan gelar Genghis Khan di Khuriltai.
Genghis Khan ini memberikan seluruh penduduk mongol sebuah indentitas nasional dan bukan hanya suku-sukju saja, Jadi tidak ada lagi Keraits, Merkit,Onokist,Borjigin,dll. Semuanya jadi satu bangsa yang disebut mongol.

Kekaisaran Mongolia adalah kekaisaran kedua terbesar dalam sejarah dunia, hanya dikalahkan oleh Imperium Britania, menguasai sekitar 33 juta km² pada puncak kejayaannya, dengan perkiraan penduduk sebanyak di atas 100 juta orang dan menjadi yang paling kuat di antara semua kekaisaran abad pertengahan.
Kekaisaran Mongolia didirikan oleh Jenghis Khan pada tahun 1206 sesudah mempersatukan Suku-suku Mongolia yang saat itu sering berselisih di antara sesama dan memulai banyak penaklukan di seluruh benua Eurasia yang dimulai dengan penaklukan Dinasti Xia Barat di Cina Utara dan Kerajaan Khawarezmia di Persia. Pada puncaknya, Kekaisaran Mongolia menguasai sebagian besar wilayah Asia Tenggara ke Eropa tengah. Selama keberadaannya, Mongolia melakukan pertukaran budaya antara Timur, Barat dan Timur Tengah sekitar abad ke-13 dan 14.
Kekaisaran Mongolia dipimpin oleh Khagan (Khan Agung keturunan Jenghis Khan) secara turun-temurun. Sesudah kematian Jenghis Khan, Kekaisaran Mongolia pada dasarnya terbagi menjadi empat bagian yaitu; Dinasti Yuan (Cina), Ilkhanate (Persia), Chagatai Khanate (Asia Tengah), dan Golden Horde (Rusia). Semua wilayah pembagian itu dipimpin oleh keturunan Jenghis Khan.
Menurut ahli sejarah barat R.J. Rummel, diperkirakan sekitar 30 juta orang terbunuh dibawah pemerintahan Kekaisaran Mongolia dan sekitar setengah jumlah populasi Tiongkok habis dalam 50 tahun pemerintahan Mongolia.


bangsa mongol

Khan Agung Mongol (Dinasti Yuan)

Para Khan Agung di Karakorum dan setelah masa Mongke, di Peking atau Khanbaliq (berarti "Kota Para Khan"), hidup dengan kekayaan meterial dan barang jarahan yang didapat dari daerah-daerah taklukan Mongol. Hal tersebut dapat ditemui dalam laporan perjalanan dari para musafir dan tamu dari Eropa Barat dan Timur Dekat. Lambat-laun, para Khan Agung Mongol menjadi dinasti Tiongkok dan hanya memiliki kekuasaan nominal saja terhadap khan-khan Mongol di Asia Tengah dan Asia Barat.
Berikut ini adalah tahun kenaikan tahta para Khan Agung (Kha Khan) Mongol atau Dinasti Yuan di Tiongkok, 1206-1634 M, berdasarkan penelitian dari C.E. Bosworth:
  • 1206 Jenghis Khan, pendiri Kekaisaran Mongolia
  • 1227 Ogadai Khan (Ogedei Khan), anak Jenghis Khan
  • 1241 Toregene, istri Ogadai Khan (bukan marga Borjigid) dan wali atas Guyuk Khan
  • 1246 Guyuk Khan; anak Ogadai Khan dan Toregene
  • 1251 Möngke Khan, anak Tolui (saudara Ogadai Khan)
  • 1260 Kubilai Khan, saudara Mongke Khan
  • 1294 Temur Oljeytu (Uljaytu), cucu Khubilai Khan
  • 1307 Qayshan Guluk, keponakan Temur Oljeytu
  • 1311 Ayurparibhadra Buyantu, adik Qayshan Guluk
  • 1320 Suddhipala Gege'en (Gegen), anak Ayurparibhadra Buyantu
  • 1323 Yesun Temur, sepupu Qayshan Guluk dan Ayurparibhadra Buyantu
  • 1328 Arigaba, anak Yesun Temur
  • 1328 Jijaghatu Toq-Temur, anak Qayshan Guluk
  • 1329 Qushila Qutuqtu, anak Qayshan Guluk dan kakak Jijaghatu Toq-Temur
  • 1332 Rinchendpal (Irinjipal), anak Qushila Qutuqtu
  • 1332-1370 Toghan Temur; anak Qushila Qutuqtu (saudara tiri Rinchendpal) dan kaisar Dinasti Yuan terakhir
Setelah Toghan Temur disingkirkan oleh kaisar Ming, maka pengaruh mereka di wilayah non-Tiongkok menjadi pupus sama sekali.
Sementara itu, para pemimpin wilayah atau kerajaan bawahan Khan-Khan Agung Mongol memerintah dengan cukup bebas, beberapa yang terkenal antara lain adalah:
  • 1227-1241 Chagatai Khan; anak Jenghis Khan, yurt atau wilayah kekuasaannya meliputi Transoxania sampai Turkestan Timur, termasuk pula Gunung T'ien Shan
  • 1226-1280 Orda Khan; anak Jochi, putra sulung Jenghis Khan dan pendiri White Horde Khanate
  • 1227-1255 Batu Khan; saudara Orda Khan dan pendiri Blue Horde Khanate
  • 1256-1265 Hulagu Khan; saudara Möngke Khan dan Kubilai Khan, serta penguasa Il-Khanate (Il-Khan berarti warga atau bawahan Khan Agung)
  • Kadan Khan; salah seorang anak daripada Ogadai Khan
  • Oghui, bukan bermarga khan

Wilayah kekuasaan Mongolia

  1. Seluruh Tiongkok (dinasti Xia Barat, Song, Jin, dan Liao) dan Nanchao (Kerajaan Dali)
  2. Kerajaan Khawarezmi (bisa disebut juga wilayah Persia atau Iran-Irak-Azerbaijan sekarang ini)
  3. India bagian utara
  4. Beberapa negara di Asia Tenggara (Vietnam, Kamboja, Thailand, Burma, dll)
  5. Timur Tengah atau Asia Barat Daya (Irak, Sebagian Turki)
  6. Sebagian wilayah Rusia
  7. Asia Tengah (Afganistan, negara2 pecahan Soviet: Ukraina, Georgia, Belarusia, Moldavia, dll)
  8. Mongolia
  9. Beberapa negara di Eropa Timur atau Eropa Tengah (Bulgaria, Hungaria, dll)
  10. Asia Timur (Korea)
  11. Yerusalem (Israel, Palestina)

Wilayah yang diserang tetapi gagal 

wilayah Mongolia sekarang ini
  1. Jepang berhasil mengusir pasukan Mongolia tetapi akhirnya mengirimkan upeti sehingga Kaisar Mongol merasa puas, dan kemudian memusatkan perhatiannya ke Asia Tenggara
  2. Jawa (Indonesia), gagal akibat disiasati dan diusir oleh Raden Wijaya, yang kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit
  3. Negara-negara Eropa seperti Lithuania, Polandia, Austria, Moravia (Rep. Ceko timur), Dalmatia (Kroasia), Hungaria, dan pegunungan Carpathia. Pasukan Polandia, Hungaria dan Austria mengalami kekalahan besar tetapi wilayah mereka tidak jadi dikuasai karena pada saat itu Kaisar Mongolia (Ogadai Khan) meninggal sehingga pasukan Mongolia ditarik kembali ke Mongolia.
  4. Mesir, dinasti Mameluk berhasil mengusir dan menghancurkan tentara Mongol pada masa pemerintahan Hulagu Khan bahkan mereka terus mendesak mongol hingga keluar dari Damaskus, Syria
Catatan: Kekaisaran Mongolia juga pernah berencana menyerang negara Eropa Barat, seperti Perancis, Romawi dan negara-negara Eropa lainnya. Ahli-ahli sejarah menyatakan jika bukan karena kematian Ogadai Khan, maka kemungkinan seluruh Eropa akan dikuasai dan sejarah Eropa akan berubah.

Demikianlah informasi yang bisa kita bagi mengenai bangsa mongol semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda semua.

JIKA ANDA MEMILIKI CARA,TIPS DAN SARAN TENTANG APAPUN JANGAN SUNGKAN MENGIRIMKAN ATAU MEMBAGIKAN KEPADA KAMI.

Bangsa Viking

Bangsa Viking adalah suku bangsa dari Skandinavia yang berprofesi sebagai pedagang, peladang, dan paling terkenal sebagai perompak (seringkali setelah gagal berniaga) yang di antara tahun 800 dan 1050 menjarah, menduduki dan berdagang sepanjang pesisir, sungai dan pulau di Eropa dan pesisir timur laut Amerika Utara, serta bagian timur Eropa sampai ke Rusia dan Konstantinopel. Mereka memanggil diri mereka sebagai Norsemen (orang utara), sedangkan sumber-sumber utama Russia dan Bizantium menyebut mereka dengan nama Varangian. Sampai sekarang orang Skandinavia modern masih merujuk kepada diri mereka sebagai nordbor (penduduk utara).
Leif Eriksson, yang dalam saga Islandia dikatakan keturunan para pemimpin Viking Norwegia yang mendirikan perkampungan Eropa pertama di Greenland sekitar tahun 985, kemungkinan besar adalah orang Eropa pertama yang menemukan Amerika sekitar tahun 1000. Perkampungan yang didirikannya kemungkinan besar adalah di L'Anse aux Meadows, yaitu di Newfoundland dan Labrador, Kanada.
Istilah Abad Viking telah dipakai untuk menyebut periode sejarah Skandinavia dari tahun 800 sampai 1066, yaitu sampai pada kematian dari Harald III Sigurdsson.
Sebutan Viking secara luas dapat pula digunakan untuk menyebut seluruh populasi Skandinavia pada Abad Viking beserta perkampungan-perkampungan sebarannya. Sebagai contoh, para pedagang dan perompak pada masa tersebut yang berasal dari pantai timur Laut Baltik dalam saga Islandia mula-mula disebut sebagai Vikinger fra Estland, atau dalam bahasa Norwegia ialah Viking Estonia.
Penjelajahan Viking semakin berkurang dan akhirnya berhenti selama proses Kristenisasi Skandinavia yang berlangsung secara bertahap.

bangsa viking
Bangsa Viking adalah orang-orang Nordik yang menjadi penjelajah, pelaut, penakluk, prajurit, pedagang, dan perompak yang menyerbu, menjarah, menjelajah dan bermukim di banyak daerah di Eropa, Asia dan di kepulauan Atlantik Utara sejak akhir abad ke-8 hingga pertengahan abad ke-11.
Mereka menyerbu dan menjarah banyak tempat untuk merampas sumber daya alamnya serta barang-barang berharga. Meskipun dianggap barbar dan biadab oleh banyak orang, bangsa Viking bertempur tidak hanya demi kekayaan dan harta rampasan. Mereka juga bertempur supaya dapat mati di medan perang. Dalam kepercayaan orang Nordik, jika ada seorang prajurit yang bertempur dengan gagah berani dan mati dalam pertempuran maka arwahnya akan dibawa ke Valhalla dan bertemu para dewa.
Viking juga merupakan penjelajah dan pedagang yang handal. Mereka berdagang sampai sejauh Timur Tengah. Sifat mereka yang tangguh dan daya jelajah mereka yang tinggi membuat bangsa Viking berhasil tiba di benua Amerika lebih dari 400 tahun sebelum kedatangan Columbus.
Di antara para prajurit Nordik, ada prajurit yang disebut berserker. Sebelum bertempur, mereka mengonsumsi sejenis jamur yang mengandung zat halusinogen sehingga mereka bertempur dengan gila-gilaan dan tak kenal takut. Menurut pendapat lainnya, mereka mengonsumsi alkohol dengan jumlah banyak sebelum pergi bertempur.

Orang Viking memakai helm besi dan mengenakan zirah cincin. Mereka juga membawa perisai bundar yang dibuat dari beberapa lembaran kayu yang disatukan. Kayu ini dilapisi oleh kulit hewan dan ditambahi tonjolan besi pada bagian tengahnya. Bagian pinggirnya juga dilapisi oleh kulit atau besi. Perisai ini cukup bagus menghadapi tembakan panah. Karena bahannya dari kayu, ketika pedang atau kapak musuh menusuk perisai ini, maka senjata tersebut akan sulit dicabut kembali.

Berikut ini adalah persenjataan yang biasanya dimiliki oleh orang Viking:
  • Kapak Besar: Sebuah kapak Skandinavia dengan gagang kayu sepanjang lima kaki. Bilahnya berupa besi yang lebar, tipis, ringan, dan tajam.
  • Pedang Panjang: Pedang berbilah lurus bermata ganda sepanjang kira-kira tiga kaki atau lebih. Bagian ujung gagangnya bercuping dan di sepanjang bilahnya terdapat talang untuk membuatnya lebih ringan. Pedang ini efektif baik untuk menusuk maupun menebas. Gagangnya pendek sehingga biasanya dipegang dengan satu tangan.
  • Tombak: Tombak Viking terdiri atas kepala tombak dari besi sepanjang 20–60 cm yang terpasang pada gagang kayu. Tombak ini dapat digunakan untuk menusuk, dan dapat pula dilemparkan. Orang Viking biasanya membawa tombak ini dengan satu tangan dan mereka biasanya membawa empat pasang tombak ketika bertempur. Gagangnya juga dapat digunakan untuk menahan serangan musuh.
  • Langsax: Pisau besar bermata tunggal dari Eropa Utara dengan bilah besar dan lebar. Bilahnya biasanya lurus atau sedikit melengkung pada bagian belakangnya. 


Demikianlah informasi yang bisa kita bagi mengenai Bangsa Viking, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda semua.

JIKA ANDA MEMILIKI CARA,TIPS DAN SARAN TENTANG APAPUN JANGAN SUNGKAN MENGIRIMKAN ATAU MEMBAGIKAN KEPADA KAMI.

Selasa, 28 Februari 2017

Suku tertua di Indonesia

Indonesia memiliki ragam suku yang sangat banyak. Adanya keragaman suku ini menambah kekayaan Indonesia di mata dunia. Anda perlu mengetahui bahwa di Indonesia ini juga ada suku-suku tertua. Suku-suku apa sajakah itu? Suku-suku tertua di Indonesia yang sangat berpengaruh hingga sekarang ini.Berikut 7 suku tertua di Indonesia :
1.Suku Wajak
Suku ini menduduki posisi pertama dalam urutan suku tertua di Indonesia. Suku ini menidami wilayah yang ada di Kota Tulungagung yang ada di Jawa Timur. Namun, keberadaan suku ini sudah hilang dan tidak ada yang mengetahui suku ini dengan jelas. Bahkan sejarah dan seluk beluk suku ini juga tidak jelas sama sekali. 

Anda tahu Desa Wajak. Yang jaman dahulu dikenal dengan Suku Wajak. Wajak di era modern menjadi Wajak Kidul dan Wajak Lor. Wajak adalah ikut wilayah Campur Darat. Campur Darat daerah yang ada di Tulungagung. Tulungagung nama sebuah kabupaten yang ada di Jawa Timur. Sekilas orang hanya mengenal Wajak. Wajak yang ada di Tulungagung titik. Tidak ada yang tahu, jika Wajak menyimpan banyak cerita, kisah, lagenda, dan sejarah peradaban umat manusia. Bahkan sangat terkait erat dengan awal penciptaan umat manusia, dan surga bumi (jannatul ardl).
Di antara yang sangat masyhur, yakni sekitar 500 ribu sampai dengan 1 juta tahun yang lalu. Pernah hidup manusia Wajak (Homo Wajakinsis). Atau, yang dikenal dengan Homo Sapiens (Orang Cerdas). Prototipe manusia model baru. Yang memperbaharui manusia sebelumnya. Yakni, manusia yang berjalan bongkok (Homo Megantropus Paleo Javanicus) dan manusia yang berjalan tegak (Homo Phitecantropus Erectus). Yang pertama diperkirakan hidup antara 1,5 juta sampai 2 juta tahun yang lalu di sekitar sangiran, Solo dan yang kedua hidup antara 1 juta sampai dengan 1,5 juta tahun yang lalu di seputar Trinil, Ngawi.
Alfaqir katakan Homo Sapiens sebagai model manusia baru. Karena memang memperbaharui keberadaan para homo yang tidak berakhlak lagi tidak bertatakrama. Seperti diketahui, Homo Megantropus dan Homo Pithecantropus, wataknya buruk. Suka berperang. Suka membunuh. Suka melakukan kekerasan. Suka mengikuti hawa nafsu. Mereka nyata-nyata manusia. Yang meminjam istilah para mufasir, menyebutnya sebagai banul jann. Bukan kera seperti yang dituduhkan Darwin kepada mereka. Hanya perilaku dan cara hidup mereka yang mirip dengan hewan. Karena mereka mengutamakan hawa nafsu ketimbang akal budinya. Kekacauan demi kekacauan terjadi di mana-mana. Kehidupan masyarakat menjadi serba menakutkan. Tidak ada ketenangan sama sekali.
Hingga akhirnya. Tuhan memanggil para malaikat. Yang tujuannya tidak lain, Tuhan memberitahukan kepada para malaikat, bahwa Tuhan hendak menciptakan manusia baru. Benar-benar baru. Yang kemudian, mengemban amanah menjadi khalifah Tuhan di muka bumi (Qs.2: 30). Meski malaikat “sedikit” bertanya, sekaligus memberikan pernyataan, bahwa di bumi sudah ada manusia (man) dengan sifat dan sikapnya yang buruk. Namun Tuhan memberikan jaminan, bahwa manusia khalifah yang hendak diciptakan ini bakal mampu melakukan persemakmuran di muka bumi. Sebab, manusia khalifah selalu taat dan monoloyalitas dengan Tuhan. Dan, kelebihan manusia khalifah itu dikaruniai akal budi.
Jika data arkeologis menjawab dengan temuan fosil Homo Sapiens di Wajak. Maka, dapat menjadi wacana baru, bahwa Nabi Adam as hidup dan berkomunitas di Wajak. Adam secara personal yang berarti manusia tanah. Yang kejadiannya sangat revolusioner lagi spektakuler. Lalu, dengan ibunda Hawa as melakukan tugas reproduksi melalui sperma bertemu ovum. Sehingga terbentuklah sebuah komunitas Adam. Yaitu, manusia yang diturunkan dari Bapak Adam dan Ibunda Hawa. Maka, terbentuklah masyarakat Suku Wajak.
Tidak salah. Jika Imam Ibnu Katsir r.hu berkomentar, bahwa Nabi Adam as turun di Hindia. Para sejarahwan dan para arkeolog yang murni ilmuwan. Seperti: Arysio Santos, Stephen Oppenheimer, dan Robert Dick-Read menyatakan dengan terang-terangan. Jika yang dimaksud Hindia adalah Indonesia.
Terbukti juga. Colombus dulu mencari Hindia. Lalu, kesasar sampai ke Karibia. Banyak data sejarah yang menunjukkan, jika sebenarnya yang hendak dituju Colombus adalah Indonesia. Dengan fokus incaran Pulau Maluku (Mollucca).
Tidak hanya itu. Kehebatan Suku Wajak yang lain. Hanya dengan bermodalkan parahu sampan, dan membawa bibit padi berbulu. Berani mengarungi samudera nan luas. Hingga hijrah ke Afrika dan daratan Eropa. Para ahli bahasa dan sastra juga mencatat, bahwa Suku Wajak juga hijrah ke Pulau Ainu dan Pulau Jumono yang berada di Jepang. Maka, tidak mengherankan jika struktur bahasa di kedua suku tersebut, menggunakan struktur dasar bahasa Sunda, Jawa, dan Papua Nugini. Hijrah Suku Wajak itu terjadi antara tahun 100 ribu-500 ribu tahun yang lalu.

Tidaklah mengherankan jika alfaqir mengatakan, bahwa Wajak adalah suku tertua di dunia. Hijrahnya orang-orang Wajak, utamanya didorong dengan terjadinya musibah letusan tiga gunung berapi: Gunung Toba, Gunung Dompo, dan Gunung Krakatau. Yang letusannya, hampir semuanya menciptakan gelombang tsunami yang sangat besar. Meski jarak letusan antara satu gunung yang satu dengan lainnya ratusan ribu tahun silam. Akan tetapi ternyata sangat mempengaruhi tata kehidupan manusia yang hidup di bumi. Bahkan, pengaruhnya tetap dapat kita rasakan hingga detik ini.

2.Suku Kerinci

Nama Kerinci berasal dari bahasa Tamil, yaitu nama bunga kurinji (Strobilanthes kunthiana) yang tumbuh di India Selatan pada ketinggian di atas 1800m yang mekarnya satu kali selama dua belas tahun. Karena itu Kurinji juga merujuk pada kawasan pegunungan. dapat dipastikan bahwa hubungan Kerinci dengan India telah terjalin sejak lama dan nama Kerinci sendiri diberikan oleh pedagang India Tamil
Suku Kerinci sebagaimana juga halnya dengan suku-suku lain di Sumatera adalah penutur bahasa Austronesia.
Berdasarkan bahasa dan adat-istiadat suku Kerinci termasuk dalam kategori Proto Melayu, dan paling dekat dengan Minangkabau Deutro Melayu dan Jambi Deutro Melayu. Sebagian besar suku Kerinci menggunakan bahasa Kerinci, yang memiliki beragam dialek, yang bisa berbeda cukup jauh antar satu dusun dengan dusun lainnya di dalam wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Madya Sungai Penuh - setelah pemekaran wilayah tahun 2008. Untuk berbicara dengan pendatang biasanya digunakan bahasa Minangkabau atau bahasa Indonesia (yang masih dikenal dengan sebutan Melayu Tinggi).
Suku Kerinci memiliki aksara yang disebut aksara incung yang merupakan salah satu variasi surat ulu.
Sebagian penulis seperti Van Vollenhoven memasukkan Kerinci ke dalam wilayah adat (adatrechtskring) Sumatera Selatan, sedangkan yang lainnya menganggap Kerinci sebagai wilayah rantau Minangkabau.
Suku Kerinci merupakan masyarakat matrilineal.
Sebagaimana diketahui dari Naskah Tanjung Tanah, naskah Melayu tertua yang ditemukan di Kerinci, yang dikirimkan oleh raja Malayu di Dharmasraya pada abad ke-14 kepada depati di Kerinci dan telah disetujui oleh maharajadiraja Adityawarman yang berada di Suruaso dekat Pagaruyung di Tanah Datar.
Satu kelompok masyarakat di dalam satu kesatuan dusun dipimpin oleh kepala dusun, yang juga berfungsi sebagai Kepala Adat atau Tetua Adat. Adat istiadat masyarakat dusun dibina oleh para pemimpin disebut dengan Sko yang Tigo Takah, terdiri dari Sko Depati, Sko Pemangku dan Sko Permenti Ninik Mamak. Depati merupakan jabatan tertinggi dibawahnya adalah Pemangku yang merupakan Tangan kanan dari Depati, Dibawah Pemangku ada Permenti Ninik Mamak (Rio, Datuk, Ngebi) merupakan gelar adat yang mempunyai kekuatan dalam segala masalah kehidupan masyarakat adat.Wilayah Depati Ninik Mamak disebut ‘ajun arah’. Struktur pemerintahan Kedepatian di Alam Kerinci disebut dengan Pemerintahan Depati Empat Diatas dan Tiga dibaruh, Pemangku Lima, Delapan Helai Kain
Depati Tiga dibaruh memerintah di Alam Kerinci Rendah, wilayah Kabupaten Merangin Sekarang yang, terdiri dari :
1. Depati Setio Rajo berkedudukan di Lubuk Gaung
2. Depati Setio Nyato berkedudukan di Tanah Renah
3. Depati Setio Beti berkedudukan di Beringin Sanggul
Depati Empat diatas memerintah di Alam Kerinci Tinggi, Wilayah Kabupaten Kerinci bagian Hilir Sekarang, yang terdiri dari :
1. Depati Muaro Langkap berkedudukan di Tamiai
2. Depati Incung Telang berkedudukan di Pulau Sangkar
3. Depati Biang Seri berkedudukan di Pengasi
4. Depati Batu Hampar berkedudukan di Tanah Sandaran Agung
Kemudian di Wilayah Kerinci Bagian Tengah berdiri Mendapo nan Selapan Helai Kain yang terdiri dari :
1. Depati Serah Bumi beserta kembar rekannya di wilayah Seleman
2. Depati Mudo Terawang Lidah beserta Kembar rekannya di wilayah Penawar
3. Depati Atur Bumi beserta kembar rekannya di wilayah Hiang
4. Depati Mudo Udo Nenggalo Terawang Lidah beserta Kembar Rekannya di wilayah Rawang (Mendapo Tap)
disebut dengan Tigo Dihilir Empat Tanah Rawang
5. Depati Kepalo Sembah beserta kembar rekannya di wilayah Semurup
6. Depati Situo beserta Kembar rekannya di wilayah Kemantan
7. Depati Sekungkung beserta kembar rekannya di Depati Tujuh
8. Depati Punjung Sepenuh Bumi ( Depati Singa Lago) beserta kembar rekannya diwilayah Rawang ( Mendapo Balun)
disebut dengan Tigo di Mudik Empat Tanah Rawang.
Pemangku yang berlima orang :
1. Pemangku Sayo( Seraya) Rajo di Koto Petai
2. Pemangku Cayo Rajo di Semerap Ujung Pasir
3. Pemangku Cayo Derajo di Semerah Bungo Tanjung
4. Pemangku Derajo di Sebukar Koto Iman
5. Pemangku Malin Deman di Tanjung Tanah
ditambah dengan Sungai Penuh sebagai Pegawai Jenang, Pegawai Rajo, Pegawai Syara' Suluh Bindang Alam Kerinci di bawah Pemerintahan Depati Nan Batujuh Permenti Nan Sepuluh Pemangku duo Ngebi Teh Setio Bawo, yang merupakan Turunan dari Siak Lengih salah satu penyebar Islam di Kerinci, Siak Lengih diceritakan masih merupakan Kerabat dekat dari Tuan Kadhi dari Padang Genting.
Depati Nan bertujuh :
1. Depati Santiudo di Sungai Penuh
2. Depati Payung di Pondok Tinggi
3. Depati Pahlawan Negaro di Dusun Bernik
4. Depati Alam Negeri di Dusun baru
5. Depati Simpan Negeri di Dusun Baru
6. Depati Nyato Negaro di Koto Renah
7. Depati Sungai penuh di Sungai Penuh
Permenti nan Sepuluh :
1. Datuk Singarapi Putih
2. Rio Jayo
3. Rio Mendiho
4. Rio Sengaro
5. Rio Temenggung
6. Rio Pati
7. Rio Mandaro
8. Datuk Capeti Uban
9. Datuk Capeti Kudrat
10. Datuk Singarapi Gagak
Pemangku yang berdua
1. Pemangku Rajo
2. Rio Mangku Bumi *
Selain pemerintahan diatas, terdapat pemerintahan Otonomi tersendiri yang diakui kedudukannya oleh Kesultanan Jambi, Kesultanan Pagaruyung maupun Kesultanan Indrapura seperti :
A. Pemerintahan Tigo Luhah Tanah Sekudung berkedudukan di Siulak
Disebut Anjung lain Tepian Dewek, Adat Lain Pusako Mencin, di bawah pemerintahan Depati Bertiga, Bungkan Perbakalo yang Empat, Ninik Mamak Permenti Nan Salapan
Depati bertiga terdiri dari :
1. Depati Intan Kumbalo Bumi Kum Segalo Bumi Rajo di Siulak Mukai
2. Depati Mangkubumi Kulit Putih Suko Berajo di Siulak Panjang
3. Rajo Simpan Bumi Tunggun Setio Alam di Siulak gedang
Bungkan Perbakalo yang Empat
1. Demang Sakti
2. Jagung Tuo Nyato Depati
3. Jindah Tuo Susun Negeri
4. Serajo Tuntut gedang
Ninik Mamak Permenti yang Delapan
1. Rajo Liko
2. Rajo Indah
3. Rajo Penghulu
4. Temenggung Tuo Susun Negeri
5. Serajo Tumbuk Kris
tokoh suku kerinci
6. Rio Mudo Mangku Bumi
7. Datuk Depati Paduko Rajo
8. Sulah Putih
dibawah pemerintahan Depati berempat :B. Wilayah Kumun, Batu Gong Tanah Kurnia
1. Depati Galang Negeri
2. Depati Puro Negaro
3. Depati Sampurno Bumi Putih
4. Depati Nyato Negaro
C. Lolo, Seliring Kulambo Rajo
D. Lempur Lekuk Limo Puluh Tumbi
I. Enam Depati dari Pulau Sangkar
1. Depati Kerinci
2. Depati Anggo
3. Depati Sangkar
4. Depati Suko Berajo
5. Depati Gung
6. Depati Talago
II. Enam Depati dari Serampas
1. Depati Pulang
2. Depati Naur
3. Depati Serampas
4. Depati Ketau
5. Depati Payung
6. Depati Karamo
Kekuatan Depati menurut adat dikisahkan memenggal putus, memakan habis, membunuh mati. Depati mempunyai hak yang tertinggi untuk memutuskan suatu perkara. Dalam dusun ada 4 pilar yang disebut golongan 4 jenis, yaitu golongan adat, ulama, cendekiawan dan pemuda. Keempat pilar ini merupakan pemimpin formal sebelum belanda masuk Kerinci 1903. Sesudah tahun 1903, golongan 4 jenis berubah menjadi informal leader. Pemerintahan dusun(pemerintahan Depati) tidak bersifat otokrasi. Segala maslah dusun, anak kemenakan selalu diselesaikan dengan musyawarah mufakat.
Ninik Mamak mempunyai kekuatan menyelesaikan masalah di dalam kalbunya masing-masing. Dusun terdiri dari beberapa luhah. Luhah terdiri dari beberapa perut dan perut terdiri dari beberapa pintu, di dalam pintu ada lagi sikat-sikat. Bentuk pemerintahan Kerinci sebelum kedatangan Belanda dengan system demokrasi asli, merupakan system otonomi murni. Eksekutif adalah Depati dan Ninik Mamak. Legislatif adalah Orang tuo Cerdik Pandai sebagai penasihat pemerintahan. Depati juga mempunyai kekuasaan menghukum dan mendenda diatur dengan adat yang berlaku dengan demikian dwifungsi Depati ini adalah sebagai Yudikatif dusun. Ini pun berlaku sampai sekarang untuk pemerintah desa, juga pada Zaman penjajahan Belanda dan Jepang dipergunakan untuk kepentingan memperkuat penjajahannya di Kerinci.

3.Suku Baduy

Suku ini mendiami wilayah yang ada di Jawa Barat. Menurut cerita yang tersiar di sekitar masyarakat, suku ini wajib menjaga alam sekitar dan lingkungannya. Dalam kesehariannya, Suku Baduy tidak pernah mengenakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah.
Hingga saat ini, Suku Baduy memiliki keturunan yang masih hidup di wilayah Lebak tepatnya di Banten. Suku ini tersebar secara meluas dan suku ini juga mendiami di hampir semua wilayah di Indonesia.
suku baduy
4.Suku Melayu

Suku ini sudah ada sejak abad kesebelas di Indonesia dan terkenal sampai ke beberapa negara bahkan suku ini juga sudah tersebar sampai ke Benua Eropa. Suku Melayu merupakan satuan kelompok etnis yang berasal dari orang-orang Austronesia yang sampai sekarang menghuni wilayah Semenanjung Malaysia, wilayah timur bagian Sumatra  dan wilayah-wilayah lain di sekitar Pulau Sumatra.
Nama Malayu berasal dari kerajaan yang menjadi bawahan kerajaan Sriwijaya. Dahulu kala, banyak pedagang Melayu yang mengikuti jalur perdagangan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Suku Melayu masih menjaga tradisinya hingga saat ini. 
suku melayu

5.Suku Dani

Suku Dani yang berada di Papua ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu di Lembah Baliem. Mata pencaharian suku ini dikenal dengan cara bercocok tanam.

Pada masa itu, suku Dani sudah mulai mengenal peralatan teknologi yang terbuat dari bahan-bahan alam seperti kapak batu, pisau yang terbuat dari tulang binatang, bambu dan juga alat-alat tombak yang terbuat dari kayu. Alat-alat ini dikenal sangat kuat dan berat.


 

6.Suku Dayak

Suku Dayak sudah ada sejak 2000 tahun sebelum masehi. Namun, asal-usul Suku Dayak ini juga masih belum pasti karena muncul berbagai macam pendapat tentang suku ini. Wilayah kediaman Suku Dayak biasanya berada di pedalaman Pulau Kalimantan khususnya di Kalimantan Barat. Tapi jangan main-main dengan Suku Dayak ya! Pasalnya, Suku Dayak dikenal dengan suku yang memiliki ilmu hitam dengan efek yang sangat tinggi. 
Ilmu hitam tersebut bermacam-macam bahkan ada yang sampai bisa memakan nyawa orang lain. Suku Dayak juga dikenal memiliki kesaktian seperti kebal terhadap benda tajam, peluru atau ilmu-ilmu yang lain. 



7.Suku Jawa

Suku Jawa merupakan suku tertua di Indonesia juga. Suku ini mendiami Pulau Jawa sejak zaman kerajaan Hindhu-Buddha. Suku ini memiliki pengaruh besar di Indonesia karena hampir sebagian wilayah di Indonesia ini dihuni oleh Suku Jawa.
Tradisi dan upacara adat suku Jawa bermacam-macam sehingga banyak pula wisatawan asing dari luar negeri yang ingin belajar tembang Jawa, menjadi sinden, dalang atau tari-tarian Jawa. Bahkan, ada pula wisatawan asing yang rela mengganti statusnya menjadi penduduk Jawa demi menjadi bagian dari kebudayaan Jawa.

Itulah suku-suku tertua di Indonesia. Semua suku memiliki kelebihan dan tradisinya masing-masing. Saling menghargai antar suku merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang sejati. Stop tindakan rasisme dan cintailah keragaman suku di Indonesia.

suku jawa
pengantin jawa


















Demikianlah informasi yang bisa kami bagi kepada anda semua. Semoga informasi ini bisa menambah refrensi tentang suku tertua di Indonesia,dan bermanfaat tentunya bagi anda semua.

JIKA ANDA MEMILIKI CARA,TIPS DAN SARAN TENTANG APAPUN JANGAN SUNGKAN MENGIRIMKAN ATAU MEMBAGIKAN KEPADA KAMI.